Kamis, 26 November 2009

Manajemen Data Telematika


Saya ingin menjawab pertanyaan dari soal yang saya dapat yang ada ini ?

Manajemen Data sisi klien?

Manajemen Data sisi Server?

Manajemen data Base system perangkat bergerak?

dewiar.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/.../Silabus+Telematika.pdf

1.Keamanan Sisi Klien

Keamanan pada sisi ini meliputi keamanan dari sisi web browser serta transport data dari klien ke server. Keamanan yang berhubungan dengan hal ini adalah:

  1. Session hijacking, merupakan eksploitasi dari session yang valid untuk memperoleh akses.
  2. XSS (Cross-site Scripting, keamanan terutama berkaitan dengan kode-kode HTML dan client-side script seperti JavaScript, VBScript.
  3. Spoofing, yaitu ”menipu” dengan cara memalsukan data yang ditransfer antar node. Beberapa bentuk spoofing ini antara laini adalah URL spoofing, referer spoofing, poisoning of file-sharing network, caller ID spoofing, e-mail address spoofing, IP address spoofing, dan login spoofing.
  4. MITM (man-in-the-middle) attack, yaitu penyerangan dalam bentuk membaca / memasukkan / memodifikasi data antar dua pihak tanpa diketahui bahwa data yang lewat antar link tersebut telah diserang.

http://www.akakom.ac.id/node/33

contoh Aplikasi Klien :

  • Manajemen Objek Pariwisata

Fungsi ini ditujukan melakukan manajemen data pariwisata yang telah dimasukan datanya oleh perwakilan dari pemerintah kota/kabupaten. Fungsi yang dimaksud dapat berupa menambah dan mengubah data pariwisata. Perbedaannya dengan aplikasi server, pihak server hanya menerima data dari klien sedangkan dari pihak klien hanya dapat memanajemen data pariwisata yang ada pada daerahnya.

  • Pengaturan Konfigurasi Aplikasi Klien

Fungsi ini ditujukan melakukan konfigurasi aplikasi klien yang nantinya berkenaan dengan konfigurasi GoogleMaps dan konfigurasi XML-RPC. Setiap perubahan pada konfigurasi server, khususnya untuk konfigurasi XML-RPC, nantinya klien harus menyesuaikan konfigurasi yang ada pada server.

  • Sinkronisasi Data Master

Fungsi ini ditujukan untuk sinkronisasi data master apabila server melakukan perubahan data master. Pada dasarnya aplikasi klien memang mempunyai data master sendiri namun data master tersebut tidak dapat dirubah oleh pihak klien.

adrianto.ruangkopi.com/eii2009/.../nusantara_view_angga_paper.doc

2.Arti istilah Server side dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut

Script yang diolah di server. Di dalam hal web server,

(1)Script tersebut diterjemahkan oleh server sebelum dikirim ke browser. Setelah berhasil diterjemahkan script tersebut akan diubah menjadi HTML murni dan selanjutnya dikirim ke browser untuk ditampilkan ke jendela monitor.

(2) Berhubung script tersebut harus melalui pengolahan server, maka server yang dipakai dituntut harus memiliki kemampuan untuk menterjemahkan kode-kode script. Dengan kata lain, proses memilih server harus tepat dan tidak boleh sembarangan.

(3) Mengingat script tersebut telah menjadi HTML murni begitu dikirim ke browser, kode-kode script ASP yang telah disusun dengan tekun tak bisa terbaca oleh orang lain. Inilah yang dikatakan bahwa script yang berjenis server-side aman dari intipan programmer lain.

(4) Pembuat script tak perlu gelisah akan kemampuan browser para pengunjung situsnya, apakan browser tersebut mampu menerima ASP atau tidak mengingat script ini diolah server dan dikembalikan ke broser telah dalam wujud HTML.

http://www.total.or.id/info.php?kk=Server%20side

Keamanan Sisi Server

Keamanan pada sisi ini meliputi berbagai layanan yang disediakan oleh server serta sisi keamanan sistem operasi itu sendiri. Pada dasarnya, hal-
hal yang perlu diperhatikan adalah berbagai security hole yang ada pada software-software penyedia layanan tersebut, diantaranya adalah:

  1. Web server
  2. Database server
  3. Mail server
  4. DNS
  5. Application Server (JEE, Zope, dan lain-lain)

Penyerangan biasanya diawali dengan mengumpulkan sebanyak mungkin data mengenai web yang bersangkutan, terutama berkaitan dengan software-software yang digunakan tersebut. Software yang bisa digunakan antara lain adalah nikto (http://www.cirt.net/code/nikto.shtml). Hal yang
perlu diwaspadai adalah setting konfigurasi default dari software-software tersebut. Sebagai contoh, Apache Tomcat mempunyai user admin dengan
password default yang terdapat pada dokumentasinya.

Internet saat ini juga penuh dengan berbagai software tools yang bisa digunakan untuk keperluan ini. Kebanyakan software-software tersebut merupakan software bebas dan gratis. Informasi lengkap tentang berbagai tools tersebut tersedia antara lain di buku Security Power Tools, terbitan O’Reilly.

http://www.akakom.ac.id/node/32

Aplikasi Server :

  • Manajemen Objek Pariwisata

Fungsi ini ditujukan melakukan manajemen data pariwisata yang telah dimasukan datanya oleh perwakilan dari pemerintah kota/kabupaten. Fungsi yang dimaksud dapat berupa menambah (dari sisi server sendiri), mengubah data pariwisata dan menghapus data pariwisata.

  • Pengaturan Konfigurasi Utama

Fungsi ini ditujukan melakukan konfigurasi server yang nantinya berkenaan dengan konfigurasi XML-RPC. Setiap perubahan pada konfigurasi, khususnya untuk konfigurasi XML-RPC, nantinya klien harus menyesuaikan konfigurasi yang ada pada server.

  • Master Data Propinsi

Fungsi ini ditujukan untuk memanajemen daftar propinsi yang ada di seluruh Indonesia. Setiap penambahan , pengubahan atau penghapusn data pada master ini, klien harus menyesuaikan yang ada pada server.

  • Master Data Kota

Fungsi ini ditujukan untuk memanajemen daftar kota yang ada di seluruh Indonesia. Setiap penambahan , pengubahan atau penghapusn data pada master ini, klien harus menyesuaikan yang ada pada server.

adrianto.ruangkopi.com/eii2009/.../nusantara_view_angga_paper.doc

3.MENCIPTAKAN DATA BASE
Pada prinsipnya menciptakan data base mecakup tiga langkah yaitu :
1. Menentukan kebutuhan data, ada dua pendekatan yaitu :
a. Pendekatan berorientasi proses
• Tentukan masalah
• Kenali keputusan yang diperlukan
• Deskripsikan kebutuhan informasi
• Tentukan pemrosesan yang diperlukan
• Tentukan kebutuhan data
• Spesifikasi data
b. Pendekatan model perusahaan
• Buat model data enterprise
• Model data enterprise
• Kembangkan database
• Database
2. Menjelaskan data
Sistem manajemen database menggunakan istilah-istilah spesifik untuk menggambarkan definisi data yang mereka miliki. Setelah elemen-elemen data yang diperlukan ditentukan, maka dijelaskan dalam bentuk kamus data .
Sistem kamus data. Kamus data dapat berupa kertas atau file komputer.Jika berupa file sistem kamus data diperlukan untuk menciptakan dan memeliharanya, serta mempersiapkan untuk digunakan.
Data description language. Setelah kamus data diciptakan, penjelasanya harus dimasukan dalam DBMS.
3. Memasukan Data
Setelah skema dan subskema diciptakan, data dapat dimasukkan ke dalam database. Hal ini dapat dilaksanakan dengan mengetik data langsung ke dalam DBMS, membaca dari pita atau piringan, atau menscan data secara optis.
Dalam memilih DBMS perlu beberapa pertimbangan, bukan hanya karena mahal harganya. Ada empat hal yang terpenting, yaitu :
• Bahasa query
• Pertimbangan keamanan
• Biaya tak langsung pemrosesan
• Kecocokan dengan tipe aplikasi.

OPERASI DATABASE
Menurut penggunaanya terdapat dua kelas database, yaitu untuk aktivitas operasi dan aktivitas manajerial.
Secara umum kegiatan operasi memerlukan rinci dari seluruh transaksi yang dilakukan. Pada level ini operasi ini ada atribut kunci dari database, yang beberapa diantaranya mempunyai relevansi terhadap aktivitas manajerial, yakni sbb :
1. Konsistensi dalam elemen informasi yang berkaitan.
2. Perlunya banyak waktu untuk informasi transaksi dan untuk pelaporan manajemen.
3. Rinci salinan disiapkan oleh kemampuan pelaporan
4. Berbagi data
Kelompok kedua tentang penggunaan database adalah untuk aktivitas manajerial dan ini yang terpenting, meliputi :
1. Sistem intelijen
2. Masalah-masalah manajemen khusus
3. Model manajemen
4. Tugas kunci sistem informasi.
Database dapat membantu para manajer dengan cara mengorganisasikan sistem informasi yang berkaitan dengan tugas utama manajemen
PENGELOLA DATABASE
Seorang spesialis informasi yang bertanggungjawab atas database disebut pengelola database (database administrator) atau DBA. Tugas DBA terbagi dalam empat area utama, yaitu :
1.Perencanaan database, meliputi kerjasama dengan para manajer untuk mendefinisikan skema perusahaan dan dengan para pemakai untuk mendefinisikan subskema mereka. Selain itu DBA berperan penting dalam memilih perangkat keras dan perangkat lunak sistem manajemen database.
1. Penerapan database, mencakup penciptaan database yang sesuai dengan spesifikasi DBMS yang dipilih, serta menetapkan dan menegakkan kebijakan dan prosedur penggunaan database.
2. Operasi database, mencakup menawarkan program-program pendidikan bagi pemakai database, dan menyediakan bantuan saat diperlukan.
3. Keamanan database, meliputi pemantauan kegiatan database.

KEUNTUNGAN DATABASE
1. Mengurangi pengulangan data.
Jumlah total file dapat dikurangi, dibandingkan bila file-file komputer disimpan terpisah di tiap aplikasi komputer, dengan menghapus data duplikasi di berbagai file.
2. Mencapai independensi data.
Spesifikasi data disimpan dalam skema daripada dalam tiap program aplikasi. Perubahan datadibuat pada struktur datatanpa mempengaruhi program yang mengakes data.
3. Mengintegrasikan data dari beberapa file.
Saat file dibentuk sehingga menyediakan kaitan logis, organisasi fisik tidak lagi menjadi kendala. Organisasi logis, pandangan pemakai dan program aplikasi tidak harus tercermin pada medium penyimpanan fisik.
4. Mengambil data dan informasi secara cepat.
Hubungan-hubungan logis, data manipulation language, query language memungkinkan pemakai mengambil data dalam hitungan detik atau menit.
5. Meningkatkan keamanan.
Data yang dikelola oleh DBMS lebih aman daripada data lain dalam perusahaan, karena dalam DBMS menyertakan kata sandi atau bahasa sandi.
KELEMAHAN DAN KENDALA DBMS
1. Memperoleh perangkat lunak dan perangkat keras yang mahal.
DBMS mainframe masih sangat mahal. DBMS berbasis komputer mikro, walau biayanya hanya beberapa ratus dolar,d apat merupakan pengeluaran yang besar bagi perusahaan kecil.
2. Kurangnya ahli database.
DBMS memerlukan pengetahuan khusus agar dapat memanfaatkan kemampuannya secara penuh. Pengetahuan khusus ini paling baik disediakan oleh para pengelola database (DBA)
3. Biaya pemrosesan data sangat tinggi

KOMUNIKASI DATA
Mengapa data harus dipindahkan dari suatu tempat ke tempat lain :
1. Transaksi kerapkali berlangsung ditempat yang berbeda dengan tempat pengolahan atau tempat pemanfaatan data transaksi tersebut.
2. Mengirim pesan, seperti surat, melalui sistem komunikasi milik perusahaan sendiri seringkali daripada menggunakan sistem dari luar.
3. Suatu perusahaan memiliki beberapa pusat pengolahan data tentu berusaha menyeimbangkan beban kerja dengan cara memindahkan data dari pusat pengolahan yang beban kerjanya berlebih ke pusat lain yang beban kerjanya ringan.
Operasi bisnis mengandalkan komunikasi antara para pemasok, pelanggan, serta pekerja yang terpencar secara geografis untuk menjalankan bisnisnya. Karena begitu banyak transaksi bisnis terkomputerisasi jaringan diperlukan untuk mengakses perangkat keras milik organisasi.
DASAR-DASAR KOMUNIKASI BERBASIS KOMPUTER
Dalam bentuk sederhana komunikasi berbasir komputer memiliki tiga tingkatan, yaitu :
1. Tingkat tertinggi, tingkat yang terdekat dengan pemakai, adalah tingkat aplikasi.
Contoh : perangkat lunak untuk mengirim e-mail melalui internet.
2. Tingkat kedua, tingkat komputer
Contoh : Komputer yang membawa saluran komunikasi
3. Tingkat ketiga, saluran komunikasi kabel-kabel yang mentransmisikan pesan ke komputer lain di internet.

Model Referensi Sistem Interconnection terbuka
Lapis Nama Fungsi
7 Lapis aplikasi Melaksanakan komunikasi antar aplikasi
6 Lapis presentasi Mengelola konversi representasi data
5 Lapis sesi Membangun dan memelihara saluran komunikasi
4 Lapis transpor Menjamin integritas data satu ujung ke ujung lain
3 Lapis jaringan Mengatur rute dari satu alamat jaringan ke yang lain
2 Lapisan kaitan data Memindahkan data dari satu alamat jaringan ke yang lain
1 Lapis fisik Menempatkan data dan mengahpus data pada media jaringan

Protokol Komunikasi Komputer
Sebagai jawaban atas keterbatasan sneaker net (Menyalin data ke suatu medium, misalnya ke disket, print out, membawa medium tersebut ke komputer lain kemudian memasukan data tersebut ke komputer ) pembuat peralatan komputer dan komunikasi mengembangkan protokol antara lain :
1. System network Architecture (SNA)
SNA dibentuk oleh IBM pada tahun 1974 dan dirancang hanya untuk komputer besar. SNA memerlukan komputer utama yang memeriksa komputer-komputer lain yang terhubung oleh jaringan dalam suatu urutan.
SNA memerlukan perangkat keras pengendali komunikasi, yang dibeli terpisah dari perangkat keras komputer untuk mengelola sambungan komunikasi.
2. Token ring
Protocol rancangan IBM ini tidak bergantung pada host yang mengendalikan komunikasi ke komputer lain tetapi memperlakukan komputer lain sederajat.
3. Ethernet.
Ethernet adalah hasil rancangan Xerox bekerja sama dengan Digital equipment Corporation dan Intel pada tahun 1970-an.
Ethernet adalah suatu protocol jaringan untuk komunikasi antar komputer yang sederajat, ethernet bekerja melalui jaringan tunggal.
JARINGAN
Jaringan dibedakan berdasarkan jumlah pemakai yang dilayani, antara lain adalah :
1. Jaringan Setempat (Local Area Network/LAN)
Adalah sekumpulan komputer dan peralatan lain yang saling berhubungan melalui suatu medium yang sama dan menghubungkan komputer yang berdekatan secara fisik, tidak mentransfer data melalui telepon.
2. Jaringan Metropolitan (Metropolitan Area Networks/MAN)
MAN adalah jaringan dengan area yang cukup luas untuk mencakup suatu kota secara keseluruhan dan beberapa kota kecil yang berdekatan.
3. Jaringan Luas (Wide Area Networks/WAN)
Daerah jangkauannya lebih luas dari MAN
4. Internet
Kumpulan jaringan yang saling berhubungan
Jenis-jenis konfigurasi jaringan (topologi)
• RING : dengan menggunakan protocol token ring
• BUS : suatu kabel dengan panjang terbatas (dengan menggunakan protocol ethernet)
• Star : memerlukan suatu alat yang dinamakan hub, yaitu alat yang menerima paket data dari suatu komputer disalah satu ujung bintang dan menyalin isinya ke seluruh aset yang lain.

PERANGKAT KERAS KOMUNIKASI DATA
1. Modem : alat yang mengubah sinyal-sinyal analog yang digunakan pada komunikasi telepon suara menjadi sinyal digital atau sebaliknya.
2. Hub : alat yang menerima paket data dari suatu komputer disalah satu ujung topologi star dan menyalin isinya ke seluruh komputer lain.
3. Router : alat yang menhubungkan banyak LAN.
4. Switch : peralatan yang menyaring komunikasi data yang tidak ditujukan pada suatu komputer di suatu jaringan tertentu serta mengendalikan rute ke komputer penerima.
N. MANAJEMEN JARINGAN
Jaringan merupakan sistemsaraf dari operasi jaringan. Kegagalan jaringan dapat merugikan milyaran rupiah tiap menitnya. Manajemen jaringan ditujukan untuk mengurangi peluang kegagalan jaringan, terutama melalui perencanaa dan pengendalian.
Perencanaan jaringan
Perencanaa jaringan terdiri dari semua kegiatan yang diarahkan untuk mengantisipasi kebutuhan jaringan perusahaan. Ini mencakup tiga komponen utama :
1.Perencaaan Jaringan kapasitas, menganalisa dan merencanakan volume lalu lintas yang dapat ditangani jarin
2.Perencanan staf, membantu menentukan jumlah orang yang diperlukan untuk mengelola suatu jaringan dan tingkat keahlian khusus.
3.Perencanaan kinerja, menganalisa waktu respon pada suatu tingkat lalu lintas tertentu untuk mengantisipaso efek kemungkinan perubahan kinerja jaringan.
Pengendalian jaringan
Meliputi pemantauan jaringan setiap hari untuk memastikan bahwa jaringan tetap pada tingkat operasi yang diinginkan. Pengendalian jaringan meliputi prosedur-prosedur seperti deteksi kegagalan, isolasi kegagalan dan pemulihan jaringan.
Kegagalan adalah tiap kesalahan dalam data yang dikomunikasikan seperti sambungan komunikasi yang tidak berfungsi atau kondisi lain yang membuat data tidak tiba secara tepat.
Manajer Jaringan
Adalah orang yang bertanggungjawab merencanakan, menerapkan, mengoperasiakan dan mengendalikan jaringan komunikasi data perusahaan.
KOMPUTASI BERGERAK
Adalah komunikasi tanpa kabel yang memungkinkan penggunaan komputer dimanapund an kapanpun.
Saat ini terdapat empat jenis dasar jaringan tanpa kabel, yaitu :
1. Jaringan seluler terdiri dari para pemakai dengan telepon genggam, terutama digunakan untuk trasmisi suara.
2. LAN tanpa kabel
3. Jaringan luas tanpa kabel
4. Jaringan paging, hanya memberikan kemampuan menerima tetapi mencakup suara maupun digital.
Transmisi data berkecepatan tinggi, yaitu :
1. Transmisi data gelombang mikro adalah teknologi siaran radio.
2. Transmisi data satelit
3. Transmisi data laser

http://4diva.wordpress.com/2008/03/03/tugas-ii-thamrin-gultom-0606069/

kalau ada kekurangan atau keasalahan tolong dimaklumi,karena saya juga mendapatkannya dari sumber2 yang ada.dan sarana pencarin yang saya pergunakan adalah internet.

Terimakasih ^_^

Asal Mula Kata TELEMATIKA

Telematika diambil dari bahasa Prancis yang sebenarnya adalah “TELEMATIQUE” yang dapat diartikan sebagai bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi.

Para praktisi mengatakan bahwa TELEMATICS merupakan perpaduan dari dua kata yaitu dari “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” yang merupakan perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah telematika juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” karena lahir dari perkembangan teknologi digital. Dalam wikipedia disebutkan bahwa Telematics juga sering disebut dengan ICT (Information and Communications Technology).

Salah satu milis internet Indonesia terbesar adalah milis Telematika. Dari milis inipun tidak ada penjelasan mengapa milis ini bernama telematika, yang jelas arsip pertama kali tercatat dikirimkan pada tanggal 15 Juli 1999.

Menurut Mata Kuliah Hukum Telematika Universitas Indonesia, arti telematika yaitu tertulis sebagai berikut :

suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.

sumber : http://dgk.or.id/archives/2006/03/30/asal-mula-kata-telematika/
Ragam Bentuk Telematika

Ragam bentuk yang akan disajikan merupakan aplikasi yang sudah berkembang diberbagai sektor, maka tidak menutup kemungkinan terjadi tumpang tindih. Semua kegiatan dengan istilah work and play dapat menggunakan telematika sebagai penunjang kinerja usaha semua usaha dalam semua sektor, sosial, ekonomi dan budaya[14]. Bentuk-brntuk trsebut adalah.

1. E-goverment

E-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Di Indonesia ini, sudah ada suatu badan yang mengurusi tentang telematika, yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI). TKTI mempunyai tugas mengkoordinasikan perencanaan dan mempelopori program aksi dan inisiatif untuk menigkatkan perkembangan dan pendayagunaan teknologi telematika di Indonesia, serta memfasilitasi dan memantau pelaksanaannya[15].

Tim tersebut memiliki beberapa terget. Salah satu targetnya adalah pelaksanaan pemerintahan online atau e-goverment dalam bentuk situs/web internet. Dengan e-goverment, pemerintah dapat menjalankan fungsinya melalui sarana internet yang tujuannya adalah memberi pelayanan kepada publik secara transparan sekaligus lebih mudah, dan dapat diakses (dibaca) oleh komputer dari mana saja.

E-goverment juga dimaksudkan untuk peningkatan interaksi, tidak hanya antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga antar sesama unsur pemerintah dalam lingkup nasional, bahkan intrernasional. Pemerintahan tingkat provinsi sampai kabupaten kota, telah memiliki situs online. Contohnya adalah DPR, DKI Jakarta, dan Sudin Jaksel. Isi informasi dalam e-goverment, antara lain adalah profil wilayah atau instansi, data statistik, surat keputusan, dan bentuk interaktif lainnya.

2). E-commerce

Prinsip e-commerce tetap pada transaksi jual beli. Semua proses transaksi perdagangan dilakukan secara elektronik. Mulai dari memasang iklan pada berbagai situs atau web, membuat pesanan atau kontrak, mentransfer uang, mengirim dokumen, samapi membuat claim.

Luasnya wilayah e-commerce ini, bahkan dapat meliputi perdagangan internasional, menyangkut regulasi, pengiriman perangkat lunak (soft ware), erbankan, perpajakan, dan banyak lagi. E-commerce juga memiliki istilah lain, yakni e-bussines. Contoh dalam kawasan ini adalah toko online, baik itu toko buku, pabrik, kantor, dan bank (e-banking). Untuk yang disebut terakhir, sudah banyak bank yang melakukan transaksi melalui mobile phone, ATM (Automatic Teller Machine - Anjungan Tunai Mandiri) , bahkan membeli pulsa.

3). E-learning

Globalisasi telah menghasilkan pergeseran dalam dunia pendidikan, dalri pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka. Di Indonesia sudah berkembang pendidikan terbuka dengan modus belajar jarah jauh (distance lesrning) dengan media internet berbasis web atau situs.

Kenyataan tersebut dapat dimungkinkan dengan adanya teknologi telematika, yang dapat menghubungkan guru dengan muridnya, dan mahasiswa dengan dosennya. Melihat hasil perolehan belajar berupa nilai secara online, mengecek jadwal kuliah, dan mengirim naskah tugas, dapat dilakukan.

Peranan web kampus atau sekolagh termasuk cukup sentral dalam kegiatan pembelajaran ini. Selain itu, web bernuansa pendidikan non-institusi, perpustakaan online, dan interaksi dalam group, juga sangatlah mendukung. Selain murid atau mahasiswa, portal e-learning dapat diakses oleh siapapun yang memerlukan tanpa pandang faktor jenis usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya[16].

Hampir seluruh kampus di Indonesia, dan beberapa Sekolah Menegah Atas (SMA), telah memiliki web. Di DKI Jakarta, proses perencanaan pembelajaran dan penilaian sudah melalui sarana internet yang dikenal sebagai Sistem Administrasi Sekolah (SAS) DKI, dan ratusan web yang menyediakan modul-modul belajar, bahan kuliah, dan hasil penelitian tersebar di dunia internet.

Bentuk telematika lainnya masih banyak lagi, antara lain ada e-medicine, e-laboratory, e-technology, e-research, dan ribuan situs yang memberikan informasi sesuai bidangnya. Di luar berbasis web, telematika dapat berwujud hasil dari kerja satelit, contohnya ialah GPS (Global Position System), atau sejenisnya seperti GLONAS dan GALILEO, Google Earth, 3G, dan kini 4G, kompas digital, sitem navigasi digital untuk angkutan laut dan udara, serta teleconference.


PERKEMBANGAN TELEMATIKA DI INDONESIA

Ragam bentuk telematika yang dipaparkan pada Bab II, tidak terlepas dari perkembangannya di masa lalu. Untuk kasus di Indonesia, perkembangan telematika mengalami tiga periode berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat[17]. Pertama adalah periode rintisan yang berlangsung akhir tahun 1970-an sampai dengan akhir tahun 1980-an. Periode kedua disebut pengenalan, rentang wktunya adalah tahun 1990-an, dan yang terakhir adalah periode aplikasi. Periode ketiga ini dimulai tahun 2000.

1. Periode Rintisan

Aneksasi Indonesia terhadap Timor Portugis, peristiwa Malari, Pemilu tahun 1977, pengaruh Revolusi Iran, dan ekonomi yang baru ditata pada awal pemerintahan Orde Baru, melahirkan akhir tahun 1970-an penuh dengan pembicaraan politik serta himpitan ekonomi. Sementara itu sejarah telematika mulai ditegaskan dengan digariskannya arti telematika pada tahun 1978 oleh warga Prancis.

Mulai tahun 1970-an inilah Toffler menyebutnya sebagai zaman informasi[18]. Namun demikian, dengan perhatian yang minim dan pasokan listrik yang terbatas, Indonesia tidak cukup mengindahkan perkembangan telematika.

Memasuki tahun 1980-an, perubahan secara signifikanpun jauh dari harapan. Walaupun demikian, selama satu dasawarsa, learn to use teknologi informasi, telekomunikasi, multimedia, mulai dilakukan. Jaringan telpon, saluran televisi nasional, stasiun radio nasional dan internasional, dan komputer mulai dikenal di Indonesia, walaupun penggunanya masih terbatas. Kemampuan ini dilatarbelakangi oleh kepemilikan satelit dan perekonomian yang meningkat dengan diberikannya penghargaan tentang swasembada pangan dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) kepada Indonesia pada tahun 1984.

Setahun sebelumnya di Amerika Serrikat, tepatnya tanggal 1 Januari 1983, internet diluncurkan. Sejak ARPAnet (Advance Research Project Agency) dan NSFnet (National Science Foundation) digabungkan, pertumbuhan jaringan semakin banyak, dan pada pertengahan tahun, masyarakat mulai memandangnya sebagai internet[19].

Penggunaan teknologi telematika oleh masyarakt Indonesia masih terbatas. Sarana kirim pesan seperti yang sekarang dikenal sebagi email dalam suatu group, dirintis pada tahun 1980-an. Mailinglist (milis) tertua di Indonesia dibuat olehJhhny Moningka dan Jos Lukuhay, yang mengembangkan perangkat "pesan" berbasis "unix", "ethernet", pada tahun 1983[20], persis bersamaan dengan berdirinya internet sebagai protokol resmi di Amerika Serikat. Pada tahun-tahun tersebut, istilah "unix", "email", "PC", "modem", "BBS", "ethernet", masih merupakan kata-kata yang sangat langka[21].

Periode rintisan telematika ini merupakan masa dimana beberapa orang Indonesia belajar menggunakan telematika, atau minimal mengetahuinya. Tahun 1980-an, teleconference terjadwal hampir sebulan sekali di TVRI (Televisi Republik Indonesia) yang menyajikan dialog interaktif antara Presiden Suharto di Jakarta dengan para petani di luar jakarta, bahkan di luar pulau Jawa. Pada pihak akademisi dan praktisi praktisi IT (Information and Technology), merekam penggunaan internet sebagai berikut.

Menjelang akhir tahun 1980-an, tercatat beberapa komunitas BBS, seperti Aditya (Ron Prayitno), BEMONET (BErita MOdem NETwork), JCS (Jakarta Computer Society - Jim Filgo), dan lain-lain. Konon, BEMONET cukup populer dan bermanfaat sebagai penghilang stress dengan milis seperti "JUNK/Batavia". Di kalangan akademis, pernah ada UNInet dan Cossy. UNINET merupakan sebuah jaringan berbasis UUCP yang konon pernah menghubungkan Dikti, ITS, ITB, UI, UGM, UnHas, dan UT. Cossy pernah dioperasikan dengan menggunakan X.25 dengan pihak dari Kanada. Milis yang kemudian muncul menjelang akhir tahun 1980-an ialah the Indonesian Development Studiesi (IDS) (Syracuse, 1988); UKIndonesian (UK, 1989); INDOZNET (Australia, 1989); ISNET (1989); JANUS (Indonesians@janus.berkeley.edu), yang saking besarnya sampai punya beberapa geographical relayers; serta tentunya milis kontroversial seperti APAKABAR[22].

Jaringan internet tersebut, terhubungakan dengan radio. Medio tahun 1980 diisi dengan komunikasi internasional melalui kegiatan radio amatir, yang memiliki komunitas dengan nama Amatir Radio Club (ARC) Institut Teknologi Bandung (ITB). Bermodalkan pesawattransceiver HF SSB Kenwood TS 430 dengan computer Apple II, sekitar belasan pemuda ITB menghubungkan server BBS amatir radio seluruh dunia, agar email dapat berjalan lancar[23].

2. Periode Pengenalan

Periode satu dasawarsa ini, tahun 1990-an, teknologi telematika sudah banyak digunakan dan masyarakat mengenalnya. Jaringan radio amatir yang jangkauannya sampai ke luar negeri marak pada awal tahun 1990. hal ini juga merupakan efek kreativitas anak muda ketika itu, setelah dipinggirkan dari panggung politik, yang kemudian disediakan wadah baru dan dikenal sebagai Karang Taruna. Pada sisi lain, milis yang mulai digagas sejak tahun 1980-an, terus berkembang.

Internet masuk ke Indonesia pada tahun 1994[24], dan milis adalah salah satu bagian dari sebuah web. Penggunanya tidak terbatas pada kalangan akademisi, akan tetapi sampai ke meja kantor. ISP (Internet Service Provider) pertama di Indonesia adalah IPTEKnet, dan dalam tahun yang sama, beroperasi ISP komersil pertama, yaitu INDOnet[25].

Dua tahun keterbukaan informasi ini, salahsatu dampaknya adalah mendorong kesadaran politik dan usaha dagang. Hal ini juga didukung dengan hadirnya televise swasta nasional, seperti RCTI (Rajawali Citra Televisi) dan SCTV (Surya Citra Televisi) pada tahun 1995-1996.

Teknologi telematika, seperti computer, internet, pager, handphone, teleconference, siaran radio dan televise internasional - tv kabel Indonesia, mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia. Periode pengenalan telematika ini mengalami lonjakan pasca kerusuhan Mei 1998.

Masa krisis ekonomi ternyata menggairahkan telematika di Indonesia. Disaat keterbukaan yang diusung gerakan moral reformasi, stasiun televise yang syarat informasi seperti kantor berita CNN dan BBC, yakni Metro Tv, hadir pada tahun 1998. Sementara itu, kapasitas hardware mengalami peningkatan, ragam teknologi software terus menghasilkan yang baru, dan juga dilanjutkan mulai bergairahnya usaha pelayanan komunikasi (wartel), rental computer, dan warnet (warung internet). Kebutuhan informasi yang cepat dan gegap gempita dalam menyongsong tahun 2000, abad 21, menarik banyak masyarakat Indonesia untuk tidak mengalami kesenjangan digital (digital divide).

Pemerintah yang masih sibuk dengan gejolak politik yang kemudian diteruskan dengan upaya demokrasi pada Pemilu 1999, tidak menghasilkansuatu keputusan terkait perkembangan telematika di Indonesia. Dunia pendidikan juga masih sibuk tambal sulam kurikulum sebagai dampak perkembangan politik terbaru, bahkan proses pembelajaran masih menggunakan cara-cara konvensional. Walaupun demikian, pada tanggal 15 Juli 1999, arsip pertama milis Telematika dikirim oleh Paulus Bambang Wirawan, yakni sebuah permulaan mailinglist internet terbesar di Indonesia[26].

3. Periode Aplikasi

Reformasi yang banyak disalahartikan, melahirkan gejala yang serba bebas, seakan tanpa aturan. Pembajakan software, Hp illegal, perkembangan teknologi computer, internet, dan alat komunikasi lainnya, dapat denganb mudah diperoleh, bahkan dipinggir jalan atau kios-kios kecil. Tentunya, dengan harga murah.

Keterjangkauan secara financial yang ditawarkan, dan gairah dunia digital di era millennium ini, bukan hanya mampu memperkenalkannya kepada masyarakat luas, akan tetapi juga mualai dilaksanakan, diaplikasikan. Pada pihak lain, semua itu dapat berlangsung lancar, dengan tersedianya sarana transportasi, kota-kota yang saling terhubung, dan industri telematika dalam negeri yang terus berkembang.

Awal era millennium inilah, pemerintah Indonesia serius menaggapi perkembangan telematika dalam bentuk keputusan politik. Kebijakan pengembangan yang sifatnya formal "top-down" direalisasikan dengan dikeluarkannya Keputusan Presiden No. 50 Tahun 2000 tentang Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI), dan Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2001 tentang Pendayagunaan Telematika. Dalam bidang yang sama, khususnya terkait dengan pengaturan dan pelaksanaan mengenai nernagai bidang usaha yang bergerak di sector telematika, diatur oleh Direktorat Jendral Aplikasi Telematika (Dirjen Aptel) yang kedudukannya berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia.

Selanjutnya, teknologi mobile phone begitu cepat pertumbuhannya. Bukan hanya dimiliki oleh hamper seluruh lapisan masyarakat Indonesia, fungsi yang ditawarkan terbilang canggih. Muatannya antara 1 Gigabyte, dapat berkoneksi dengan internet juga stasiun televise, dan teleconference melalui 3G. Teknologi computer demikian, kini hadir dengan skala tera (1000 Gigabyte), multi processor, multislot memory, dan jaringan internet berfasilitas wireless access point. Bahkan, pada café dan kampus tertentu, internet dapat diakses dengan mudah, dan gratis.

Terkait dengan hal tersebut, Depkominfo mencatat bahwa

sepanjang tahun 2007 yang lalu, Indonesia telah mengalami pertumbuhan 48% persen terutama di sektor sellular yang mencapai 51% dan FWA yang mencapai 78% dari tahun sebelumnya. Selain itu, dilaporkan tingkat kepemilikan komputer pada masyarakat juga mengalami pertumbuhan sangat signifikan, mencapai 38.5 persen. Sedangkan angka pengguna Internet mencapai jumlah 2 juta pemakai atau naik sebesar 23 persen dibanding tahun 2006. Tahun 2008 ini diharapkan bisa mencapai angka pengguna 2,5 juta[27].

Data statistik tersebut menunjukkan aplikasi telematika cukup signifikan di Indonesia. Namun demikian, telematika masih perlu disosialisasikan lebih intensif kepada semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali[28]. Pemberdayaan manusianya, baik itu aparatur Negara ataupun non-pemerintah, harus terus ditumbuhkembangkan.

Selama perkembangan telematika di Indonesia sekitar tiga dasawarsa belakangan ini, membawa implikasi diberbagai bidang. Kemudahan yang disuguhkan telematika akan meningkatkan kinerja usaha, menghemat biaya, dan memperbaiki kualitas produk. Masyarakat juga mendapat manfaat ekonomis dan peningkatan kualitas hidup.

Peluang untuk memperoleh informasi bernuansa porno dan bentuk kekerasan lainnya, dapat terealisir. Di lain pihak, segi individualis dan a-sosial amat mungkin akan banyak menggejala di masyarakat. Walaupun demikian, masih banyak factor lain yang dapat mempengaruhi perilaku masyarakat tertentu dan factor yang sama dapat berdampak lain pada lingkungan yang berbeda[29].
sumber : http://e-majalah.com/0508sucipto.html



sumber : http://dgk.or.id/archives/2006/03/30/asal-mula-kata-telematika

Kamis, 08 Oktober 2009

Artikel Telematika

Di dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Telematika. Kata telematika berasal dari istilah dalam bahasa Perancis TELEMATIQUE yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah telematika merujuk pada hakekat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika.

Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai {the new hybrid technology} yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu. Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi TELEKOMUNIKASI, MEDIA dan INFORMATIKA yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau {the Net}. Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.

Sumber: http://www.total.or.id/info.php?kk=Telematika

Rabu, 07 Oktober 2009

Saat Terindah

Saat Terindah..
adalah Saat Mengenal Dan Memiliki Dirimu..
Yang Kuinginkan Sekarang
Hanyalah Slalu Dapat Disisimu
Dan Memandangmu
Dengan Segala Perasaanku..

AKU INGIN

aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

sumber; http://endhoot.blogspot.com/

rindu

aku merindukanmu
ketika aku tahu kau telah jauh berlalu
aku mencari bayanganmu
ketika malam tak lagi menampakkan wajahmu
aku memanggil namamu
diantara gelapnya hutan tak berlampu
kais,
dimanakah dirimu?
dimana kau sembunyikan wajahmu?
aku rindu

puisi cinta



sepenggal catatan dalam ingatan
sorot itu meredup
ada kristal terpiaskan
tertunduk…dukanya tak terukur…

memahami sedih di hatinya
namun yang ada hanya kagum dalam sesaknya dada
benarkah dia milik ku, …tertunduk.
kristal itu lepas mengalir di pipinya
menangis tanpa nada
ku tatap paras sendunya
ia sangat berduka…

coba mengerti galaunya,
tak dapat kulakukan diantara iba dan ragu
benarkah dia milik ku,…tertunduk
benarkah dia milik ku…