Saya ingin menjawab pertanyaan dari soal yang saya dapat yang ada ini ?
• Manajemen Data sisi klien?
• Manajemen Data sisi Server?
• Manajemen data Base system perangkat bergerak?
dewiar.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/.../Silabus+Telematika.pdf
1.Keamanan Sisi Klien
Keamanan pada sisi ini meliputi keamanan dari sisi web browser serta transport data dari klien ke server. Keamanan yang berhubungan dengan hal ini adalah:
- Session hijacking, merupakan eksploitasi dari session yang valid untuk memperoleh akses.
- XSS (Cross-site Scripting, keamanan terutama berkaitan dengan kode-kode HTML dan client-side script seperti JavaScript, VBScript.
- Spoofing, yaitu ”menipu” dengan cara memalsukan data yang ditransfer antar node. Beberapa bentuk spoofing ini antara laini adalah URL spoofing, referer spoofing, poisoning of file-sharing network, caller ID spoofing, e-mail address spoofing, IP address spoofing, dan login spoofing.
- MITM (man-in-the-middle) attack, yaitu penyerangan dalam bentuk membaca / memasukkan / memodifikasi data antar dua pihak tanpa diketahui bahwa data yang lewat antar link tersebut telah diserang.
http://www.akakom.ac.id/node/33
contoh Aplikasi Klien :
- Manajemen Objek Pariwisata
Fungsi ini ditujukan melakukan manajemen data pariwisata yang telah dimasukan datanya oleh perwakilan dari pemerintah kota/kabupaten. Fungsi yang dimaksud dapat berupa menambah dan mengubah data pariwisata. Perbedaannya dengan aplikasi server, pihak server hanya menerima data dari klien sedangkan dari pihak klien hanya dapat memanajemen data pariwisata yang ada pada daerahnya.
- Pengaturan Konfigurasi Aplikasi Klien
Fungsi ini ditujukan melakukan konfigurasi aplikasi klien yang nantinya berkenaan dengan konfigurasi GoogleMaps dan konfigurasi XML-RPC. Setiap perubahan pada konfigurasi server, khususnya untuk konfigurasi XML-RPC, nantinya klien harus menyesuaikan konfigurasi yang ada pada server.
- Sinkronisasi Data Master
Fungsi ini ditujukan untuk sinkronisasi data master apabila server melakukan perubahan data master. Pada dasarnya aplikasi klien memang mempunyai data master sendiri namun data master tersebut tidak dapat dirubah oleh pihak klien.
adrianto.ruangkopi.com/eii2009/.../nusantara_view_angga_paper.doc
2.Arti istilah Server side dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut
Script yang diolah di server. Di dalam hal web server,
(1)Script tersebut diterjemahkan oleh server sebelum dikirim ke browser. Setelah berhasil diterjemahkan script tersebut akan diubah menjadi HTML murni dan selanjutnya dikirim ke browser untuk ditampilkan ke jendela monitor.
(2) Berhubung script tersebut harus melalui pengolahan server, maka server yang dipakai dituntut harus memiliki kemampuan untuk menterjemahkan kode-kode script. Dengan kata lain, proses memilih server harus tepat dan tidak boleh sembarangan.
(3) Mengingat script tersebut telah menjadi HTML murni begitu dikirim ke browser, kode-kode script ASP yang telah disusun dengan tekun tak bisa terbaca oleh orang lain. Inilah yang dikatakan bahwa script yang berjenis server-side aman dari intipan programmer lain.
(4) Pembuat script tak perlu gelisah akan kemampuan browser para pengunjung situsnya, apakan browser tersebut mampu menerima ASP atau tidak mengingat script ini diolah server dan dikembalikan ke broser telah dalam wujud HTML.
http://www.total.or.id/info.php?kk=Server%20side
Keamanan Sisi Server
Keamanan pada sisi ini meliputi berbagai layanan yang disediakan oleh server serta sisi keamanan sistem operasi itu sendiri. Pada dasarnya, hal-
hal yang perlu diperhatikan adalah berbagai security hole yang ada pada software-software penyedia layanan tersebut, diantaranya adalah:
- Web server
- Database server
- Mail server
- DNS
- Application Server (JEE, Zope, dan lain-lain)
Penyerangan biasanya diawali dengan mengumpulkan sebanyak mungkin data mengenai web yang bersangkutan, terutama berkaitan dengan software-software yang digunakan tersebut. Software yang bisa digunakan antara lain adalah nikto (http://www.cirt.net/code/nikto.shtml). Hal yang
perlu diwaspadai adalah setting konfigurasi default dari software-software tersebut. Sebagai contoh, Apache Tomcat mempunyai user admin dengan
password default yang terdapat pada dokumentasinya.
Internet saat ini juga penuh dengan berbagai software tools yang bisa digunakan untuk keperluan ini. Kebanyakan software-software tersebut merupakan software bebas dan gratis. Informasi lengkap tentang berbagai tools tersebut tersedia antara lain di buku Security Power Tools, terbitan O’Reilly.
http://www.akakom.ac.id/node/32
Aplikasi Server :
- Manajemen Objek Pariwisata
Fungsi ini ditujukan melakukan manajemen data pariwisata yang telah dimasukan datanya oleh perwakilan dari pemerintah kota/kabupaten. Fungsi yang dimaksud dapat berupa menambah (dari sisi server sendiri), mengubah data pariwisata dan menghapus data pariwisata.
- Pengaturan Konfigurasi Utama
Fungsi ini ditujukan melakukan konfigurasi server yang nantinya berkenaan dengan konfigurasi XML-RPC. Setiap perubahan pada konfigurasi, khususnya untuk konfigurasi XML-RPC, nantinya klien harus menyesuaikan konfigurasi yang ada pada server.
- Master Data Propinsi
Fungsi ini ditujukan untuk memanajemen daftar propinsi yang ada di seluruh Indonesia. Setiap penambahan , pengubahan atau penghapusn data pada master ini, klien harus menyesuaikan yang ada pada server.
- Master Data Kota
Fungsi ini ditujukan untuk memanajemen daftar kota yang ada di seluruh Indonesia. Setiap penambahan , pengubahan atau penghapusn data pada master ini, klien harus menyesuaikan yang ada pada server.
adrianto.ruangkopi.com/eii2009/.../nusantara_view_angga_paper.doc
3.MENCIPTAKAN DATA BASE
Pada prinsipnya menciptakan data base mecakup tiga langkah yaitu :
1. Menentukan kebutuhan data, ada dua pendekatan yaitu :
a. Pendekatan berorientasi proses
• Tentukan masalah
• Kenali keputusan yang diperlukan
• Deskripsikan kebutuhan informasi
• Tentukan pemrosesan yang diperlukan
• Tentukan kebutuhan data
• Spesifikasi data
b. Pendekatan model perusahaan
• Buat model data enterprise
• Model data enterprise
• Kembangkan database
• Database
2. Menjelaskan data
Sistem manajemen database menggunakan istilah-istilah spesifik untuk menggambarkan definisi data yang mereka miliki. Setelah elemen-elemen data yang diperlukan ditentukan, maka dijelaskan dalam bentuk kamus data .
Sistem kamus data. Kamus data dapat berupa kertas atau file komputer.Jika berupa file sistem kamus data diperlukan untuk menciptakan dan memeliharanya, serta mempersiapkan untuk digunakan.
Data description language. Setelah kamus data diciptakan, penjelasanya harus dimasukan dalam DBMS.
3. Memasukan Data
Setelah skema dan subskema diciptakan, data dapat dimasukkan ke dalam database. Hal ini dapat dilaksanakan dengan mengetik data langsung ke dalam DBMS, membaca dari pita atau piringan, atau menscan data secara optis.
Dalam memilih DBMS perlu beberapa pertimbangan, bukan hanya karena mahal harganya.
• Bahasa query
• Pertimbangan keamanan
• Biaya tak langsung pemrosesan
• Kecocokan dengan tipe aplikasi.
OPERASI DATABASE
Menurut penggunaanya terdapat dua kelas database, yaitu untuk aktivitas operasi dan aktivitas manajerial.
Secara umum kegiatan operasi memerlukan rinci dari seluruh transaksi yang dilakukan. Pada level ini operasi ini ada atribut kunci dari database, yang beberapa diantaranya mempunyai relevansi terhadap aktivitas manajerial, yakni sbb :
1. Konsistensi dalam elemen informasi yang berkaitan.
2. Perlunya banyak waktu untuk informasi transaksi dan untuk pelaporan manajemen.
3. Rinci salinan disiapkan oleh kemampuan pelaporan
4. Berbagi data
Kelompok kedua tentang penggunaan database adalah untuk aktivitas manajerial dan ini yang terpenting, meliputi :
1. Sistem intelijen
2. Masalah-masalah manajemen khusus
3. Model manajemen
4. Tugas kunci sistem informasi.
Database dapat membantu para manajer dengan cara mengorganisasikan sistem informasi yang berkaitan dengan tugas utama manajemen
PENGELOLA DATABASE
Seorang spesialis informasi yang bertanggungjawab atas database disebut pengelola database (database administrator) atau DBA. Tugas DBA terbagi dalam empat area utama, yaitu :
1.Perencanaan database, meliputi kerjasama dengan para manajer untuk mendefinisikan skema perusahaan dan dengan para pemakai untuk mendefinisikan subskema mereka. Selain itu DBA berperan penting dalam memilih perangkat keras dan perangkat lunak sistem manajemen database.
1. Penerapan database, mencakup penciptaan database yang sesuai dengan spesifikasi DBMS yang dipilih, serta menetapkan dan menegakkan kebijakan dan prosedur penggunaan database.
2. Operasi database, mencakup menawarkan program-program pendidikan bagi pemakai database, dan menyediakan bantuan saat diperlukan.
3. Keamanan database, meliputi pemantauan kegiatan database.
KEUNTUNGAN DATABASE
1. Mengurangi pengulangan data.
Jumlah total file dapat dikurangi, dibandingkan bila file-file komputer disimpan terpisah di tiap aplikasi komputer, dengan menghapus data duplikasi di berbagai file.
2. Mencapai independensi data.
Spesifikasi data disimpan dalam skema daripada dalam tiap program aplikasi. Perubahan datadibuat pada struktur datatanpa mempengaruhi program yang mengakes data.
3. Mengintegrasikan data dari beberapa file.
Saat file dibentuk sehingga menyediakan kaitan logis, organisasi fisik tidak lagi menjadi kendala. Organisasi logis, pandangan pemakai dan program aplikasi tidak harus tercermin pada medium penyimpanan fisik.
4. Mengambil data dan informasi secara cepat.
Hubungan-hubungan logis, data manipulation language, query language memungkinkan pemakai mengambil data dalam hitungan detik atau menit.
5. Meningkatkan keamanan.
Data yang dikelola oleh DBMS lebih aman daripada data lain dalam perusahaan, karena dalam DBMS menyertakan kata sandi atau bahasa sandi.
KELEMAHAN DAN KENDALA DBMS
1. Memperoleh perangkat lunak dan perangkat keras yang mahal.
DBMS mainframe masih sangat mahal. DBMS berbasis komputer mikro, walau biayanya hanya beberapa ratus dolar,d apat merupakan pengeluaran yang besar bagi perusahaan kecil.
2. Kurangnya ahli database.
DBMS memerlukan pengetahuan khusus agar dapat memanfaatkan kemampuannya secara penuh. Pengetahuan khusus ini paling baik disediakan oleh para pengelola database (DBA)
3. Biaya pemrosesan data sangat tinggi
KOMUNIKASI DATA
Mengapa data harus dipindahkan dari suatu tempat ke tempat lain :
1. Transaksi kerapkali berlangsung ditempat yang berbeda dengan tempat pengolahan atau tempat pemanfaatan data transaksi tersebut.
2. Mengirim pesan, seperti
3. Suatu perusahaan memiliki beberapa pusat pengolahan data tentu berusaha menyeimbangkan beban kerja dengan cara memindahkan data dari pusat pengolahan yang beban kerjanya berlebih ke pusat lain yang beban kerjanya ringan.
Operasi bisnis mengandalkan komunikasi antara para pemasok, pelanggan, serta pekerja yang terpencar secara geografis untuk menjalankan bisnisnya. Karena begitu banyak transaksi bisnis terkomputerisasi jaringan diperlukan untuk mengakses perangkat keras milik organisasi.
DASAR-DASAR KOMUNIKASI BERBASIS KOMPUTER
Dalam bentuk sederhana komunikasi berbasir komputer memiliki tiga tingkatan, yaitu :
1. Tingkat tertinggi, tingkat yang terdekat dengan pemakai, adalah tingkat aplikasi.
Contoh : perangkat lunak untuk mengirim e-mail melalui internet.
2. Tingkat kedua, tingkat komputer
Contoh : Komputer yang membawa saluran komunikasi
3. Tingkat ketiga, saluran komunikasi kabel-kabel yang mentransmisikan pesan ke komputer lain di internet.
Model Referensi Sistem Interconnection terbuka
Lapis Nama Fungsi
7 Lapis aplikasi Melaksanakan komunikasi antar aplikasi
6 Lapis presentasi Mengelola konversi representasi data
5 Lapis sesi Membangun dan memelihara saluran komunikasi
4 Lapis transpor Menjamin integritas data satu ujung ke ujung lain
3 Lapis jaringan Mengatur rute dari satu alamat jaringan ke yang lain
2 Lapisan kaitan data Memindahkan data dari satu alamat jaringan ke yang lain
1 Lapis fisik Menempatkan data dan mengahpus data pada media jaringan
Protokol Komunikasi Komputer
Sebagai jawaban atas keterbatasan sneaker net (Menyalin data ke suatu medium, misalnya ke disket, print out, membawa medium tersebut ke komputer lain kemudian memasukan data tersebut ke komputer ) pembuat peralatan komputer dan komunikasi mengembangkan protokol antara lain :
1. System network Architecture (SNA)
SNA dibentuk oleh IBM pada tahun 1974 dan dirancang hanya untuk komputer besar. SNA memerlukan komputer utama yang memeriksa komputer-komputer lain yang terhubung oleh jaringan dalam suatu urutan.
SNA memerlukan perangkat keras pengendali komunikasi, yang dibeli terpisah dari perangkat keras komputer untuk mengelola sambungan komunikasi.
2. Token ring
Protocol rancangan IBM ini tidak bergantung pada host yang mengendalikan komunikasi ke komputer lain tetapi memperlakukan komputer lain sederajat.
3. Ethernet.
Ethernet adalah hasil rancangan Xerox bekerja sama dengan Digital equipment Corporation dan Intel pada tahun 1970-an.
Ethernet adalah suatu protocol jaringan untuk komunikasi antar komputer yang sederajat, ethernet bekerja melalui jaringan tunggal.
JARINGAN
Jaringan dibedakan berdasarkan jumlah pemakai yang dilayani, antara lain adalah :
1. Jaringan Setempat (Local Area Network/LAN)
Adalah sekumpulan komputer dan peralatan lain yang saling berhubungan melalui suatu medium yang sama dan menghubungkan komputer yang berdekatan secara fisik, tidak mentransfer data melalui telepon.
2. Jaringan Metropolitan (Metropolitan Area Networks/MAN)
MAN adalah jaringan dengan area yang cukup luas untuk mencakup suatu
3. Jaringan Luas (Wide Area Networks/WAN)
Daerah jangkauannya lebih luas dari MAN
4. Internet
Kumpulan jaringan yang saling berhubungan
Jenis-jenis konfigurasi jaringan (topologi)
• RING : dengan menggunakan protocol token ring
• BUS : suatu kabel dengan panjang terbatas (dengan menggunakan protocol ethernet)
• Star : memerlukan suatu alat yang dinamakan hub, yaitu alat yang menerima paket data dari suatu komputer disalah satu ujung bintang dan menyalin isinya ke seluruh aset yang lain.
PERANGKAT KERAS KOMUNIKASI DATA
1. Modem : alat yang mengubah sinyal-sinyal analog yang digunakan pada komunikasi telepon suara menjadi sinyal digital atau sebaliknya.
2. Hub : alat yang menerima paket data dari suatu komputer disalah satu ujung topologi star dan menyalin isinya ke seluruh komputer lain.
3. Router : alat yang menhubungkan banyak LAN.
4. Switch : peralatan yang menyaring komunikasi data yang tidak ditujukan pada suatu komputer di suatu jaringan tertentu serta mengendalikan rute ke komputer penerima.
N. MANAJEMEN JARINGAN
Jaringan merupakan sistemsaraf dari operasi jaringan. Kegagalan jaringan dapat merugikan milyaran rupiah tiap menitnya. Manajemen jaringan ditujukan untuk mengurangi peluang kegagalan jaringan, terutama melalui perencanaa dan pengendalian.
Perencanaan jaringan
Perencanaa jaringan terdiri dari semua kegiatan yang diarahkan untuk mengantisipasi kebutuhan jaringan perusahaan. Ini mencakup tiga komponen utama :
1.Perencaaan Jaringan kapasitas, menganalisa dan merencanakan volume lalu lintas yang dapat ditangani jarin
2.Perencanan staf, membantu menentukan jumlah orang yang diperlukan untuk mengelola suatu jaringan dan tingkat keahlian khusus.
3.Perencanaan kinerja, menganalisa waktu respon pada suatu tingkat lalu lintas tertentu untuk mengantisipaso efek kemungkinan perubahan kinerja jaringan.
Pengendalian jaringan
Meliputi pemantauan jaringan setiap hari untuk memastikan bahwa jaringan tetap pada tingkat operasi yang diinginkan. Pengendalian jaringan meliputi prosedur-prosedur seperti deteksi kegagalan, isolasi kegagalan dan pemulihan jaringan.
Kegagalan adalah tiap kesalahan dalam data yang dikomunikasikan seperti sambungan komunikasi yang tidak berfungsi atau kondisi lain yang membuat data tidak tiba secara tepat.
Manajer Jaringan
Adalah orang yang bertanggungjawab merencanakan, menerapkan, mengoperasiakan dan mengendalikan jaringan komunikasi data perusahaan.
KOMPUTASI BERGERAK
Adalah komunikasi tanpa kabel yang memungkinkan penggunaan komputer dimanapund an kapanpun.
Saat ini terdapat empat jenis dasar jaringan tanpa kabel, yaitu :
1. Jaringan seluler terdiri dari para pemakai dengan telepon genggam, terutama digunakan untuk trasmisi suara.
2. LAN tanpa kabel
3. Jaringan luas tanpa kabel
4. Jaringan paging, hanya memberikan kemampuan menerima tetapi mencakup suara maupun digital.
Transmisi data berkecepatan tinggi, yaitu :
1. Transmisi data gelombang mikro adalah teknologi siaran radio.
2. Transmisi data satelit
3. Transmisi data laser
http://4diva.wordpress.com/2008/03/03/tugas-ii-thamrin-gultom-0606069/
kalau ada kekurangan atau keasalahan tolong dimaklumi,karena saya juga mendapatkannya dari sumber2 yang ada.dan sarana pencarin yang saya pergunakan adalah internet.
Terimakasih ^_^



Tidak ada komentar:
Posting Komentar